Konawe, Kabarano.com – Seorang warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Unaaha, Muh. Saleh Dg. Rate, meninggal dunia setelah mengalami sakit dan kelumpuhan selama hampir dua pekan di dalam rutan, Selasa (30/7/2025). Almarhum merupakan mantan Kepala Desa Mekar Jaya, Kecamatan Padangguni, Kabupaten Konawe.
Saleh Dg. Rate mengembuskan napas terakhir di RSUD Konawe, setelah sempat dirawat selama dua hari satu malam. Sebelumnya, almarhum dilaporkan mengalami sakit parah dan kelumpuhan selama kurang lebih 13 hari saat masih berada di dalam rutan.
Pihak keluarga menyayangkan lambatnya respons medis yang diberikan. Mereka mengaku telah menitipkan nomor telepon kepada pihak rutan agar bisa dihubungi jika kondisi almarhum memburuk. Namun, selama masa kritis, tidak ada pemberitahuan yang disampaikan.
“Menurut pengakuan almarhum kepada keluarganya, beliau sudah tidak bisa bangun selama hampir dua minggu. Baru setelah hampir sekarat, beliau dibawa ke RSUD Konawe,” ungkap salah satu anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya.
Kekecewaan juga datang dari kalangan aktivis. Harwan, salah satu aktivis di Kabupaten Konawe, menilai penanganan dari pihak Rutan Kelas IIB Unaaha terlalu lamban. Ia memastikan akan menggelar aksi demonstrasi untuk meminta pertanggungjawaban.
“Pihak Rutan Unaaha harus memberikan penjelasan terkait hal ini. Jika tidak, maka kami akan melakukan aksi dan mendesak pencopotan Kepala Rutan Unaaha,” tegas Harwan.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Unaaha, Hery Kusbandono, yang coba dikonfirmasi awak media belum memberikan tanggapan terkait peristiwa tersebut.
Penulis: Kabaranonews
