2 Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Kendari yang Ditinggal Mudik Ditangkap Warga

KENDARI, KABARANO.com – Dua terduga pelaku pembobol rumah warga di Perumahan Griya Rafassya, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya tertangkap, Selasa (24/3/2026) malam.

Kasus ini sebelumnya sempat meresahkan warga karena terjadi saat sejumlah rumah ditinggal pemiliknya mudik Lebaran.

Informasi penangkapan tersebut dibenarkan salah seorang korban, Amirul Mukminin.

Kepada Kabarano, Amirul menyebutkan dari sejumlah pelaku yang diduga terlibat, dua orang telah diamankan, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.

“Iya sudah ditangkap, cuman satu orang masih dicari. Dalang pencurian juga, kakak adik,” ujarnya, Rabu (25/3).

Ia mengungkapkan, penangkapan tersebut bermula dari kecurigaan warga saat patroli polisi di lingkungan perumahan. Warga mencurigai salah satu rumah yang jarang terlihat aktivitas penghuninya.

“Setelah patroli polisi, kami curiga karena rumah yang dicurigai ini tidak ada yang keluar lalu lampunya dimatikan,” katanya.

Kecurigaan itu mendorong warga untuk memeriksa rumah tersebut. Dari hasil pengecekan, ditemukan sejumlah barang yang diduga merupakan hasil pencurian.

“Kami warga inisiatif mau menanyakanq kejadian pencurian lalu mau memeriksa rumah karena semua warga sudah dicek. Pas kami masuk, masih ada barang-barang curian mereka sembunyikan di kardus,” ungkapnya.

Menurut Amirul, para pelaku mengaku bahwa rumah yang digunakan tersebut merupakan tempat tinggal kerabat mereka.

“Dari informasi mereka itu rumah kakaknya, mereka yang tinggali,” tambahnya.

Ia juga menyebut, aksi pembobolan diduga mulai dilakukan saat sebagian besar warga masih berada di luar daerah untuk mudik Lebaran, tepatnya pada Kamis (19/3).

“Kamis malam, pas sudah pulang mudik semua penghuni. Kalau saya memang sudah duluan mudik dari tanggal 7 Maret,” jelasnya.

Meski dua orang telah diamankan, proses pengungkapan kasus ini disebut belum sepenuhnya tuntas. Polisi masih memburu satu terduga pelaku lain yang diduga memiliki peran penting dalam aksi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *