Kepala Bandara Haluoleo Kendari Klarifikasi Dugaan Intimidasi Terhadap Jurnalis

Kendari, Kabarano.com – Kepala Bandara Haluoleo Kendari, Denny Ariyanto angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebut dirinya melakukan intimidasi terhadap jurnalis Kantor Berita Antara Sultra saat meliput di area bandara. Ia menegaskan, tindakannya murni berdasarkan aturan, bukan bentuk pelecehan terhadap profesi wartawan.

“Saya tidak pernah punya maksud atau keinginan untuk melecehkan atau mengintimidasi,” ujar Denny dalam keterangan resminya yang diterima Kabarano, Jumat (8/8/2025) malam.

Katanya, permintaan kepada jurnalis untuk menghapus foto dan video dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 39 Tahun 2024 dan Surat Edaran Nomor 05 Tahun 2025. Kedua aturan itu melarang pengambilan gambar di area keamanan terbatas, terutama di titik pemeriksaan atau Security Check Point (SCP).

“Saya hanya minta tolong karena memang aturannya tidak membolehkan pengambilan gambar di area SCP,” katanya.

Menurutnya, proses penghapusan dilakukan secara persuasif tanpa unsur paksaan. Bahkan, jurnalis yang bersangkutan disebut secara sukarela menghapus file dari perangkatnya.

Kepala Bandara Haluoleo juga membantah jika disebut memaksa. Ia mengaku berada pada jarak sekitar dua meter dari jurnalis saat permintaan itu disampaikan. Setelah menyampaikan permintaan, dirinya langsung meninggalkan lokasi.

“Saya tidak memaksa. Apalagi mengintimidasi,” tegasnya.

Ia mengklarifikasi, bahwa jurnalis tersebut belum memperkenalkan diri sebagai awak media saat pertama bertemu. Koordinasi dengan pihak humas pun disebut belum sempat dilakukan karena yang bersangkutan belum berada di tempat saat kejadian.

Meski membantah adanya tindakan intimidatif, Kepala Bandara tetap menyampaikan permintaan maaf kepada jurnalis Antara, Laode Muhammad Deden Saputra, dan seluruh insan pers.

“Mungkin ada kekeliruan saya dalam memahami kerja jurnalistik. Saya kembali meminta maaf kepada rekan-rekan wartawan dan media,” tutupnya.

 

Penulis: Kabaranonews

Jurnalis Kendari Diintimidasi Kepala Bandara Haluoleo saat Liput Keberangkatan Tersangka OTT KPK, Video Liputan Dihapus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *