Wakatobi, Kabarano.com — Menjelang perayaan hari raya Idulfitri, sejumlah bahan pokok di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukan tren kenaikan harga, Senin (1/4/2024).
Seperti yang terjadi di Pasar Pagi dan Pasar Sore, Kelurahan Wanci. Terpantau komoditas bawang putih, bawang merah, jahe, telur, gula pasir hingga cabai keriting dan ayam mengalami ketidakstabilan harga.
Dimana harga cabai keriting melonjak naik dari Rp40 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram. Kemudian, cabai merah besar naik dari Rp30 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram.
Sedangkan untuk ayam potong beku ukuran 1,3 kilogram naik cukup tinggi, dari Rp43 ribu menjadi Rp50 ribu.
Komoditas lain, seperti tomat Tomat yang semula dijual dengan harga Rp15 per kilogram kini mencapai Rp22 ribu. Telur juga mengalami kenaikan signifikan dari Rp58 ribu per rak menjadi Rp 65 ribu.
Bawang merah naik dari Rp33 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih melonjak drastis dari Rp38 ribu menjadi Rp50 ribu kilogram.
Untuk gula pasir yang semula Rp 730 ribu per karung ukuran 50 kilogram, kini mencapai Rp900 ribu. Begitu pula dengan jahe yang naik dari Rp30 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram.
Salah seorang pedagang, Wa ida (52) mengungkapkan bahwa harga sembako saat ini masih belum stabil dan cenderung naik. Hal ini menjadi perhatian tersendiri mengingat mendekati Lebaran Idul Fitri.
Pedagang lainnya, Wa Ode Nursatia (50) pun mengungkapkan hal yang sama. Meski harga bahan pokok yang terus merangkak naik, masyarakat tetap memadati pasar untuk memenuhi kebutuhan.
Namun, dengan tren kenaikan harga itu masyarakat membeli bahan-bahan pokok secukupnya, sehingga dapat melakukan pemenuhan stok meski harga naik.
Laporan: Tim Redaksi
