Momen HUT ke-80 RI: Pemkab Mubar Distribusi Alsintan, Bibit, dan Ternak untuk Warga

Muna Barat, Kabarano.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) menyalurkan sejumlah bantuan pertanian dan peternakan kepada masyarakat. Penyerahan bantuan itu dilakukan langsung oleh Bupati Mubar, La Ode Darwin saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Sepak Bola Wamelai, Kecamatan Lawa, Minggu (17/8/2025).

Bantuan meliputi 14 unit traktor roda empat (jonder), 12 unit traktor roda dua, 39 ton bibit padi label ungu untuk 750 hektare lahan, serta 22,5 ton bibit jagung bisi untuk 1.730 hektare lahan.

Sementara itu, bantuan sektor peternakan mencakup 338 ekor sapi untuk 42 kelompok, 20.000 ekor ayam petelur untuk 23 kelompok, serta 105 ton pakan ternak (ayam petelur dan ayam potong) untuk kebutuhan selama dua bulan.

La Ode Darwin, menegaskan pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan sektor prioritas dalam visi misinya bersama Ali Basa untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan mandiri.

“Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani dan peternak. Ini juga merupakan bagian dari program 100 hari kerja kami, dan sesuai dengan visi misi yang selalu kami sampaikan pada setiap momen kampanye,” ujar Darwin.

Ia menambahkan, penerima bantuan sudah melalui proses verifikasi ketat. Hanya kelompok yang memiliki kandang dan lahan pakan memadai yang berhak menerima bantuan.

“Jika tidak memiliki kandang, maka bantuan tidak akan kami salurkan,” tegasnya.

Menurut Darwin, momentum kemerdekaan harus dimaknai lebih luas, bukan sekadar terbebas dari penjajahan, tetapi juga merdeka dari berbagai persoalan seperti ekonomi dan kesejahteraan.

“Makanya di momen peringatan hari kemerdekaan ini kami mendistribusi bantuan pertanian dan peternakan. Ini menunjukkan komitmen saya dengan Ali Basa dalam memberikan perhatian yang jelas untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muna Barat,” jelasnya.

Sebagai bentuk pengawasan, Pemkab Mubar membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan kejaksaan, kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah. Satgas ini bertugas melakukan pengecekan secara berkala terhadap kelompok penerima bantuan agar tidak disalahgunakan.

“Jika dalam pengecekan ditemukan bantuan dijual, maka kelompok penerima akan diproses secara hukum,” katanya.

Salah seorang petani penerima bantuan, La Ode Harudin, mengaku bersyukur atas program tersebut.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Bibit dan alat pertanian yang diberikan akan sangat membantu kami meningkatkan hasil panen. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” ucap Harudin.

Harudin menilai perhatian pemerintah daerah terhadap petani semakin nyata di bawah kepemimpinan La Ode Darwin dan Ali Basa.

“Selama ini, kami sering kesulitan karena biaya pupuk dan bibit cukup mahal. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dari Pemerintah Daerah Muna Barat, beban kami terasa lebih ringan. Kami merasa sangat diperhatikan,” tutupnya.

 

Penulis: Kabaranonews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *