Puluhan Tenaga Kerja RSJ Kota Kendari Unjuk Rasa Tuntut Pembayaran Insentif yang Tertunggak

Kendari, Kabarano.com – Puluhan tenaga kerja di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Kendari menggelar aksi unjuk rasa pada Senin (20/01/2024), menuntut pembayaran insentif jasa pelayanan yang telah tertunggak selama sepuluh bulan. Aksi ini melibatkan pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta tenaga honorer yang sudah lama menantikan hak mereka.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Lufi, menjelaskan bahwa para demonstran menginginkan percepatan pembayaran insentif yang sudah tertunda sejak Mei hingga Desember 2024.

“Motivasi kami hari ini jelas, kami menuntut pembayaran insentif yang telah tertunggak selama sepuluh bulan, dari Mei hingga Desember 2024,” ujar Lufi dengan tegas.

Ia mengungkapkan, penunggakan pembayaran insentif jasa pelayanan ini sudah menjadi masalah tahunan yang terus berulang. Jika tidak segera ditangani, Lufi khawatir situasi ini akan semakin parah di masa mendatang.

“Setiap tahun masalah ini terjadi, dan kami khawatir akan semakin buruk jika dibiarkan. Itulah alasan kami turun hari ini, bersama Aliansi Rumah Sakit Jiwa Bermartabat, untuk mendesak agar pembayaran segera dilakukan,” tambahnya.

Dalam aksi tersebut, sebagian besar tenaga kerja yang terlibat adalah pegawai yang bergantung pada insentif jasa pelayanan sebagai sumber penghasilan, termasuk sejumlah pegawai harian lepas (PHL). Mereka berharap aksi ini akan membawa hasil yang positif, yakni pembayaran segera sebelum akhir Januari 2024.

“Kami ingin tuntutan ini segera dipenuhi. Sebelum Januari berakhir, kami harap tunggakan insentif sepuluh bulan ini dapat terselesaikan,” harap Lufi.

Namun, hingga akhir aksi, Direktur RSJ Kota Kendari belum juga menemui para demonstran untuk memberikan penjelasan atau kepastian terkait pembayaran insentif tersebut.

 

Laporan: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *