Kolaka Utara, Kabarano.com – Warga Desa Loka, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial BD diringkus polisi usai membacok tetangganya sendiri, Sabtu (31/5/2025).
Kasi Humas Polres Kolut, Aipda Ahmad Saiful mengungkapkan, pembacokan tersebut dipicu rasa tersinggung BD terhadap korban yang memberikan sebuah senyuman saat berpapasan di jalan.
Ketersinggungan BD semakin memuncak saat berada di rumah. Ia mendengar cemooh atau ejekan dari arah rumah korban yang dirasa ditujukan kepadanya.
“Pelaku semakin tersinggung karena mendengar cemoohan dari arah rumah korban,” beber Saiful, Sabtu (31/5).
Karena sudah kesal, BD pun keluar rumah dengan membawa sebilah parang dengan niatan mencari korban. Saat di jalan, BD melihat korban sedang mengendarai sepeda motor dan kembali memberikan senyum kepadanya.
BD pun langsung menghentikan korban. Melihat BD yang membawa parang korban langsung lompat dari motornya, berusaha untuk melarikan diri. Nahas, korban terjatuh dan langsung diserang oleh BD dengan sabetan parang.
“Pelaku langsung memarangi korban di pinggang bagian belakang. Setelah itu pelaku kembali mengayunkan parangnya dan mengenai lengan tangan kiri dan bagian belakang korban,” jelasnya.
Setelah menganiaya korban, BD langsung pergi meninggalkan tempat kejadian dengan kondisi korban yang sudah bersimbah darah.
Bukannya pulang ke rumah, BD justru ke rumah Kepala Desa Loka dan membuat keributan di sana dengan parang yang masih di bawanya.
“Tidak lama setelah itu, pelaku kembali ke rumahnya. Warga pun menenangkan pelaku dan berhasil mengamankan parangnya,” tuturnya.
Pelaku sendiri telah diamankan Polsek Tolala, dan tengah menjalani pemeriksaan.
Laporan: Redaksi
